Gubernur Pramono Kasi Waktu Setahun Pengerukan Banjir Kanal Barat Manggarai-Roxy

Otonominews
Gubernur Pramono Kasi Waktu Setahun Pengerukan Banjir Kanal Barat Manggarai-Roxy
120x600
a

“Proyek ini tidak boleh gagal dan tidak boleh mundur. Ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” tandasnya.

Pengerukan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampung air, memperlancar aliran, serta mengatasi pendangkalan akibat endapan lumpur dan sampah. Upaya ini juga menjadi bagian dari mitigasi bencana untuk menekan risiko banjir dan genangan, khususnya di wilayah Setiabudi, Tanah Abang, Menteng, Gambir, Palmerah, hingga Grogol Petamburan.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir Rob, Gubernur Pramono Tinjau Tanggul Muara Baru Penjaringan

“Dengan pengerukan dan normalisasi yang dilakukan secara konsisten, kami berharap potensi genangan di wilayah-wilayah tersebut dapat ditekan secara signifikan,” urainya.

Gubernur Pramono menambahkan, momentum penurunan curah hujan yang diprediksi terjadi mulai pertengahan April hingga September akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengerukan dan normalisasi sungai.

Ke depan, hasil pengerukan ini akan terintegrasi dengan program normalisasi sungai, khususnya di aliran Sungai Ciliwung dan Kali Krukut. Dengan demikian, aliran air menuju laut diharapkan semakin lancar sehingga potensi banjir dapat ditekan.

Baca Juga :  Bukber dengan Kepala Sekolah, Gubernur Pramono Ungkap LPDP dan Kemandirian Pendanaan Pendidikan

“Kalau ini berhasil, aliran air ke laut akan semakin cepat. Tantangannya memang saat terjadi rob, air tetap tertahan. Namun, ini bagian dari upaya besar kita untuk mengendalikan banjir,” pungkas Gubernur Pramono. (OTN-Deman)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *