“Pembangunan Rumah Pompa Ancol akan menambah kapasitas sebesar 25 meter kubik per detik dari lima unit pompa, masing-masing berkapasitas lima meter kubik per detik. Penambahan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan sistem dalam menangani debit air yang tinggi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menjelaskan bahwa pembangunan ini bertujuan mempercepat aliran air menuju laut sehingga dapat mengurangi tinggi dan durasi genangan. Upaya ini juga menjadi bagian dari mitigasi banjir rob di kawasan Ancol dan Pademangan.
“Kami ingin memastikan kawasan strategis tetap terlindungi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman. Ini merupakan komitmen kami dalam menghadirkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi risiko banjir,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemprov DKI Jakarta juga telah menambah kapasitas pompa mobile untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di lima wilayah kota administrasi melalui Suku Dinas Sumber Daya Air.
Pada 2025 telah ditambahkan 29 unit pompa dengan kapasitas 9,175 meter kubik per detik, sedangkan pada 2026 direncanakan penambahan 14 unit pompa dengan kapasitas 9,3 meter kubik per detik. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












