JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET | Humas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Endro Sudarsono meredam isu-isu yang memanaskan eskalasi menjelang Car Free Day Kota Solo pada Minggu, 12 April 2026.
Endro meminta publik jangan terpancing atas rencana penyampaian aspirasi oleh sejumlah elemen masyarakat terkait isu internasional mulai dari tewasnya tiga aparat TNI oleh Israel, penutupan Masjid Al-Aqsa, hingga tuntutan Indonesia keluar dari BOP.
Menurut Endro, Car Free Day merupakan ruang publik yang diperuntukkan bagi aktivitas masyarakat secara luas, sehingga setiap bentuk penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan cara yang tertib, damai, dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat tetap harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga stabilitas keamanan.
Endro mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang, terutama yang berpotensi memicu emosi dan eskalasi massa.
Dalam situasi seperti ini, kata Endro, diperlukan kedewasaan dalam menyikapi informasi, serta komitmen bersama untuk tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk kepentingan tertentu.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Surakarta untuk mengedepankan sikap bijak dan menjaga persatuan, sehingga kegiatan Car Free Day tetap berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.
Imbauan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bersama agar penyampaian aspirasi tetap berjalan secara tertib dan damai, tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas, serta menjaga stabilitas Kota Solo tetap terpelihara.












