Pramono meminta agar Baznas (Bazis) terus berkolaborasi dengan BUMD, BUMN, dan pihak swasta lainnya agar program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Saya meminta Baznas (Bazis) terus berkolaborasi dengan BUMD, BUMN, dan pihak swasta agar program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Program ini juga terbuka bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Pramono secara simbolis menyerahkan 24 unit rumah yang telah selesai direnovasi. Rinciannya terdiri dari 10 unit di Jakarta Pusat, 11 unit di Jakarta Selatan, dua unit di Jakarta Barat, satu unit di Jakarta Utara, dan dua unit lainnya di Jakarta Timur.
Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Abu Bakar, menjelaskan masyarakat yang ingin mengajukan program bedah rumah dapat melapor melalui RT dan RW. kemudian diteruskan ke kelurahan untuk dilakukan verifikasi.
“Selama proses renovasi berlangsung, pemilik rumah juga difasilitasi tempat tinggal sementara. Seluruh biaya renovasi ditanggung Baznas Bazis yang bersumber dari dana umat,” ungkapnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











