Selain itu, Cinta Quran Center sebagai kampus pembinaan calon dai Alquran juga terus dikembangkan, termasuk melalui pembangunan unit wakaf produktif yang keuntungannya akan digunakan untuk menopang operasional pendidikan para santri.
Dalam bidang kemanusiaan, Cinta Quran Foundation juga mengembangkan Rumah Singgah Al Fatih (RSAF) di Bandung dan Yogyakarta yang memberikan tempat tinggal bagi pasien dan keluarga dari luar kota yang sedang menjalani pengobatan.
“Saat ini sedang berlangsung pengembangan wakaf produktif apotek yang diharapkan dapat mendukung keberlanjutan operasional rumah singgah tersebut,” kata Ustad Fatih Karim.
Sementara di tingkat internasional, Cinta Quran Foundation juga menyampaikan perkembangan beberapa proyek masjid, di antaranya Masjid Baitul Makmur Melbourne di Australia dan Masjid Indonesia di Edmonton, Kanada, yang dirancang menjadi pusat ibadah serta kegiatan dakwah bagi komunitas Muslim di negara tersebut.
Salah satu pencapaian penting yang juga disampaikan dalam acara ini adalah selesainya pembangunan Masjid Ash-Sholihin Yokohama di Jepang, yang diharapkan menjadi pusat kegiatan ibadah, pembelajaran Alquran, serta pembinaan mualaf bagi komunitas Muslim di wilayah Yokohama dan sekitarnya.
“Melalui RUPW 2026 ini, Cinta Quran Foundation berharap semakin banyak masyarakat yang dapat mengambil bagian dalam gerakan wakaf sebagai upaya bersama membangun pendidikan, dakwah, dan peradaban Islam yang memberi manfaat lintas generasi,” pungkas Ustadz Fatih Karim.[bal]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











