Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Sarinah, Gubernur Pramono: Ini JPO Bersejarah

Revitalisasi Jembatan Penyeberangan Sarinah, Gubernur Pramono: Ini JPO Bersejarah
120x600
a

“Saya sudah berdiskusi dengan Asisten Pembangunan untuk menindaklanjuti kemungkinan agar JPO ini dapat terhubung langsung ke Sarinah. Jika terwujud, tentu akan memberi manfaat bagi semua pihak,” kata Gubernur Pramono.

Sementara itu, Direktur Utama TransJakarta Welfizon Yuza mengatakan revitalisasi JPO Sarinah merupakan bagian dari integrasi Halte TransJakarta M.H. Thamrin sebagai simpul transportasi publik. Pembangunan JPO menggunakan anggaran korporasi TransJakarta dan menjadi satu kesatuan dengan program revitalisasi halte.

Baca Juga :  Kedelapan Kalinya Berturut-turut, Pemprov DKI Kembali Raih WTP dari BPK

“Ini tahap pertama. Tahap selanjutnya, setelah reinstatement trotoar oleh MRT Jakarta yang direncanakan sekitar Mei, akan dilakukan pelebaran trotoar kurang lebih 2,6 meter. Untuk lift, sebenarnya sudah masuk dalam paket revitalisasi halte sebelumnya dan kini dilanjutkan pada tahap pemasangan. Pembangunan sempat tertunda karena sejumlah agenda nasional,” paparnya.

Sebagai informasi, total panjang JPO Sarinah mencapai 39,78 meter, terdiri atas sisi Bawaslu sepanjang 19,54 meter dan sisi Sarinah sepanjang 20,24 meter, dengan lebar bersih 2,1 meter. JPO ini dirancang tanpa anak tangga dan dilengkapi akses lift guna meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna.

Baca Juga :  Industri Perhotelan Lesu, Gubernur Pramono Minta Pengelola Hotel Tahan Gelombang PHK

Revitalisasi ini disambut positif oleh warga. Catur Sigit, penerima Kartu Layanan Gratis TransJakarta, mengapresiasi peningkatan fasilitas aksesibilitas tersebut. Ia berharap lift yang tersedia dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan masukan dari saya dan teman-teman disabilitas bisa dipenuhi secara bertahap. Kami berharap ke depan fasilitas ini dapat digunakan dengan nyaman,” tuntas Welfizon. (OTN-Deman)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *