Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, yang turut mendampingi rombongan, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar wisata sejarah, melainkan upaya untuk menghikmati gagasan besar dari salah satu pendiri bangsa.
“Hari ini saya menemani Mas Seno Bagaskoro dan teman-teman Pandu Negeri untuk berkunjung sekaligus menghikmati perjuangan Ki Hadjar Dewantara. Beliau bukan hanya pendidik, tapi juga anggota BPUPKI bersama Bung Karno yang ikut melahirkan Pancasila,” ujar Eko Suwanto di hadapan media.
Konsolidasi Pemikiran Kritis di Kota Pelajar
Yogyakarta menjadi lokasi kedua setelah sebelumnya Pandu Negeri sukses menggelar acara serupa di Surabaya. Pemilihan Jogja dinilai sangat strategis mengingat sejarah dan memori perjuangan publik yang kuat di kota ini.
Dalam kunjungan tersebut, Seno didampingi oleh Ketua DPRD DIY Nuryadi, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, serta Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto.
“Hari ini kami belajar di sini bersama para tokoh senior. Intinya, kami ingin menggalang anak-anak muda untuk terus menghidupkan tradisi berpikir kritis demi menentukan arah masa depan bangsa,” pungkas Seno.
Rangkaian kegiatan ini akan memuncak pada siang hari di Embung Giwangan melalui diskusi publik yang menghadirkan narasumber Rocky Gerung, Hasto Wardoyo, dan Rimawan Pradibyo.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed










