Pandu Negeri Napak Tilas Ki Hajar Dewantara, Aryo Seno: Pendidikan Harus Memardekakan!

Otonominews
Pandu Negeri Napak Tilas Ki Hajar Dewantara, Aryo Seno: Pendidikan Harus Memardekakan!
120x600
a

YOGYAKARTA, OTONOMINEWS.IDPandu Negeri sebagai gerakan kolektif anak-anak muda dalam belajar dan berjuang, kembali menghentak, dengan gerakan literasi kritis melalui agenda Public Lecture Series 002 di Yogyakarta.

Sebagai pembuka rangkaian acara, koordinator gerakan sekaligus politisi muda, Aryo Seno Bagaskoro, melakukan kunjungan ke Pendopo Agung Taman Siswa untuk menyerap nilai-nilai perjuangan Ki Hadjar Dewantara, Senin (16/2/2026).

Dalam wawancaranya usai berkeliling museum, Seno menegaskan bahwa Pandu Negeri hadir sebagai movement yang fokus membangun ruang diskusi bagi generasi muda agar tetap kritis mengawal perencanaan pembangunan dan kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Gairah Semangat HUT ke-51 PDIP Akan Dirasakan di Seantero Nusantara

Seno menyoroti tema utama kuliah umum kali ini yang mengangkat isu pendidikan, keadilan, dan hak generasi. Ia menekankan bahwa pendidikan di Indonesia harus kembali pada khitahnya sebagai alat untuk mencerdaskan dan memajukan kesejahteraan umum.

“Pendidikan itu adalah membangun manusia, bukan soal bagaimana pendidikan itu dikapitalisasi atau diprivatisasi. Kami ingin memastikan esensi pendidikan yang memerdekakan tetap terjaga,” ujar Seno di hadapan awak media.

Baca Juga :  Hasto Sebut Ganjar dan Anies Punya Kemiripan saat Debat Capres Terakhir

Belajar dari Kesahajaan Ki Hadjar Dewantara

Kunjungan ke kediaman asli Bapak Pendidikan Nasional tersebut memberikan kesan mendalam bagi rombongan Pandu Negeri. Seno mengaku terpukau dengan pola hidup Ki Hadjar Dewantara yang sangat bersahaja meskipun menyandang status pahlawan bangsa.

“Kami melihat sekeliling rumah beliau, sangat bersahaja. Dari sini kita belajar bahwa menjadi pendidik itu tantangannya besar. Maka, tugas negara adalah hadir memastikan kesejahteraan guru dan pengajar terjamin dengan baik, agar mereka bisa fokus pada esensi mendidik tanpa terbebani kebutuhan hidup,” tegasnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *