Sekjen PDIP: Netralitas Aparat dan Etika Pemimpin Adalah Benteng Konstitusi

Waspadai Sinyal Otoritarian dan Pergeseran Demokrasi

Otonominews
Sekjen PDIP: Netralitas Aparat dan Etika Pemimpin Adalah Benteng Konstitusi
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengingatkan potensi kembalinya otoritarianisme dan pergeseran demokrasi di Indonesia.

Karena itu, Hasto menyampaikan komitmen PDIP dalam menjaga netralitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dari kepentingan politik praktis.

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers seusai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP 2026 di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Hasto menyatakan bahwa rekomendasi partai terkait reformasi TNI-Polri dilandasi oleh semangat Reformasi 1998, yang menempatkan institusi pertahanan dan keamanan di luar ranah politik praktis.

Baca Juga :  Kesaksian di Sejumlah Wilayah Bencana, Bu Risma Ingatkan Pentingnya Kearifan Lokal!

“Kekuasaan di dalam sistem demokrasi hasil reformasi menempatkan TNI sebagai kekuatan pertahanan, bukan instrumen politik kekuasaan politik praktis. Itu yang kemudian kami ingatkan,” kata Hasto.

Lebih lanjut, Hasto menyatakan PDIP memiliki cita-cita untuk membangun TNI yang profesional dan disegani dalam misi perdamaian dunia, serta mendukung modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *