1. Polri sukses menindak 23.456 perkara kejahatan dengan barang bukti senilai Rp6,97 triliun.
2. Polri menindak 1.297 perkara judi online dengan barang bukti senilai Rp922,53 miliar.
3. Mengidentifikasi 325 kampung narkoba dan mentransformasi 145 di antaranya menjadi kampung bebas narkoba.
4. Polro memproses 13 perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan aset senilai Rp1,8 triliun.
Ketiga, Ketahanan Pangan
1. Polri mendirikan 139 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekitar 430.000 penerima manfaat.
2. Melakukan penanaman jagung dengan total luas lahan 429.000 ha.
3. Melakukan panen raya jagung serentak kuartal I dan II-2025 dengan total 2,08-2,5 juta ton.
Keempat, Keamanan Siber
1. Polri Membentuk Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi (Kortas T pikor) tipikor dan satgas optimalisasi penerimaan negara.
2. Membentuk Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) Bareskrim Polri.
3. Mengembangkan pelayanan Super Apps Presisi dan Command Center.
Kelima, Melaksanakan Misi Kemanusiaan
1. Melakukan kerja sama penegakan hukum lintas negara.
2. Membangun pusat misi internasional kawasan Asia Tenggara di Tangerang Selatan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











