Respons Cepat Penanganan Longsor, Kemendagri Serahkan 4 Tenda Posko

Otonominews
Respons Cepat Penanganan Longsor, Kemendagri Serahkan 4 Tenda Posko
120x600
a

Cilacap, OTONOMINEWS.ID Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan empat unit tenda posko kepada Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman sebagai dukungan pemerintah pusat terhadap penanggulangan bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (19/11/2025).

Bantuan tersebut diberikan di sela kunjungan lapangan Mendagri yang dirangkaikan dengan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana bersama jajaran pemerintah daerah (Pemda), TNI/Polri, serta unsur terkait. Dalam keterangannya, Mendagri berharap tenda posko yang disalurkan dapat memperkuat layanan pencarian dan evakuasi korban, mengoptimalkan fungsi pos komando, serta mendukung kelancaran operasi tanggap darurat di Kabupaten Cilacap.

Baca Juga :  Kejar Target Perekaman Penduduk 100 Persen, Mendagri Minta Ditjen Dukcapil Lebih Agresif

Mendagri menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), merupakan wujud dukungan nyata dalam memperkuat kapasitas Pemda dalam menghadapi bencana. Menurutnya, penanganan darurat membutuhkan peralatan yang memadai serta koordinasi yang efektif di tingkat lapangan.

Adapun tenda posko yang diberikan merupakan bagian dari program bantuan Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil). Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah serta mempercepat respons saat terjadi bencana.

Baca Juga :  Tito Karnavian Tekankan Kreativitas dan Kemandirian Fiskal dalam RKAT Unsri 2026

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Adwil Safrizal ZA menyampaikan bahwa dukungan operasional seperti tenda posko bukan sekadar bantuan fisik, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan respons yang cepat dan terkoordinasi. “Bencana seperti longsor membutuhkan respons cepat, bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memastikan daerah memiliki dukungan operasional yang memadai dalam melindungi masyarakat,” ujar Safrizal.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *