Otonominews.id | KOTA BEKASI — Agenda reses anggota DPRD Kota Bekasi kembali menjadi momentum penting penyerapan aspirasi warga. Pada Rabu (12/11/2025), legislator Bambang menyambangi warga RW 06 Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, untuk menggali kebutuhan prioritas yang akan dibawa ke meja pembahasan kebijakan di tingkat dewan. Pertemuan yang digelar di Gang Tembakang, Jalan Dewi Sartika itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan isu-isu mendesak yang membutuhkan perhatian legislatif.
Kunjungan Bambang kali ini menitikberatkan pada evaluasi program layanan publik dan kesiapan usulan warga untuk dirumuskan dalam pembahasan APBD 2026. Dalam dialog terbuka tersebut, setiap masukan dicatat sebagai bagian dari kewajiban konstitusional reses, yang menjadi dasar DPRD dalam menentukan arah legislasi dan penganggaran daerah.
Lima isu utama mencuat dalam pertemuan tersebut: Penerangan Jalan Umum (PJU), akses pendidikan dan pekerjaan, pemerataan program KIP, perbaikan infrastruktur jalan lingkungan, serta dukungan bagi aktivitas sosial-keagamaan. Warga mengapresiasi realisasi pengadaan PJU di sejumlah titik, namun menilai kebutuhan penambahan lampu dan perbaikan tiang masih mendesak.
Menanggapi hal itu, Bambang memastikan bahwa DPRD akan mendorong peningkatan anggaran PJU dalam pembahasan APBD.
“Penerangan jalan bukan sekadar fasilitas, tapi jaminan rasa aman warga,” ujarnya.
Masalah ijazah tertahan karena tunggakan sekolah menjadi keluhan utama warga. Kondisi ini menyulitkan lulusan untuk mencari pekerjaan. Bambang berkomitmen menindaklanjuti persoalan tersebut melalui koordinasi lintas dinas agar tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan kerja akibat kendala administratif.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












