PADANG — Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menegaskan anggaran pendidikan dalam komposisi APBD Sumbar Tahun 2026 tidak akan dikurangi, meskipun terdapat rencana pergeseran anggaran untuk penanganan dan pemulihan dampak bencana hidrometeorologi.
Muhidi mengatakan, pendidikan merupakan unsur strategis dalam mencetak generasi masa depan yang lebih baik dan berdaya saing. Karena itu, DPRD Sumbar berkomitmen menjaga alokasi anggaran pendidikan agar tetap berkelanjutan dan tidak terganggu oleh kebutuhan sektor lain.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang daerah. Kami memastikan anggaran pendidikan tidak akan dikotak-katik, meskipun ada kebutuhan anggaran untuk pemulihan bencana,” ujar Muhidi saat diwawancarai, baru-baru ini.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












