Hasto: Potensi Laut USD 1,3 Triliun, PDIP Dorong Pembangunan Sekolah Pelayaran dan Riset Lokal di NTT

Sekjen PDIP Terpukau Tradisi Kuda Hus Rote Ndao

Hasto: Potensi Laut USD 1,3 Triliun, PDIP Dorong Pembangunan Sekolah Pelayaran dan Riset Lokal di NTT
120x600
a

KUPANG, OTONOMINEWS.ID – Di sela acara peletakan baru pertama pembangunan kantor partai di Rote, Nusa Tenggara Timur, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menyaksikan dan mengagumi tradisi pacuan kuda Hus.

Bersama Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Hasto menyaksikan tradisi Hus, sebuah pacuan kuda hias yang khas dari kebudayaan setempat.

Hasto menyampaikan ketertarikannya pada tradisi lokal Rote Ndao, khususnya Tradisi Kuda Hus, yang melibatkan anak-anak dan remaja sebagai joki kuda kecil unik.

Baca Juga :  Sekjen PDIP: Kandang Banteng Makin Kuat Meski Dikeroyok Habis-habisan di Pilkada

Hasto: Potensi Laut USD 1,3 Triliun, PDIP Dorong Pembangunan Sekolah Pelayaran dan Riset Lokal di NTT

“Ini sangat penting karena energi pergerakan (partai) muncul dari kaum muda,” ujar Hasto, yang melihat semangat kaum muda Rote sebagai cerminan potensi daerah.

Hasto tidak hanya terpukau pada budaya lokal. Ia langsung menyambungkan semangat tradisi dengan visi besar pengembangan wilayah. Dalam pidatonya, Hasto mengungkapkan potensi laut Indonesia yang mencapai 1,3 triliun dolar AS per tahun.

“Ketika perjalanan dari Kupang ke sini, banyak aspirasi yang kami terima. Bagaimana mereka mengharapkan adanya sekolah pelayaran untuk mendidik anak-anak kita yang ada di sini,” kata Hasto.

Baca Juga :  Satgas PDIP Amankan Sejumlah Penyusup di Sidang Hasto, Ngaku Dibayar Rp50 Ribu

Ia menegaskan, kantor PDIP di Rote harus menjadi pusat pendidikan politik dan visi kemaritiman. “Agar mereka punya visi samudera, agar mereka punya kemampuan juga untuk mengelola seluruh sumber daya maritim kita.”

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *