JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap dana APBD pemerintah daerah (pemda) yang mengendap di bank mencapai Rp254,3 triliun per Agustus 2025.
Investigasi ini digerakkan untuk mengungkap potensi Main Bunga atau permainan simpanan giro dan deposito yang berpotensi merugikan keuangan negara. Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menimbun duit Rp14,68 triliun di bank Jakarta, dan alasan penimbunan yang dilakukan pun belum dapat dijelaskan.
“Saya enggak tahu, itu urusan mereka (pemda). Nanti yang investigasi bukan saya kan. Enggak (bukan Kemenkeu), enggak ada urusan, mungkin BPK (yang menginvestigasi),” ungkapnya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (23/10/2025).
Lebih jauh Purbaya menjelaskan, akan kita lihat uang lebihnya ditaruh dimana, dan di Bank mana, nanti akan ketahuan. BPK di tahun sebelumnya membiarkan pemda mengelolah tanpa pengawasan.
“Biasanya kan setiap pemda ada auditnya, kan? Mungkin tahun-tahun kemarin lepas dari BPK itu, tapi kan mereka (BPK) akan lihat juga pada waktu uangnya (pemda) lebih ditaruhnya dimana, bunganya seperti apa, masuk akal apa enggak,” jelas Purbaya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












