Atas dasar temuan tersebut, DPRD DKI Jakarta membentuk Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran, yang dipimpin langsung oleh Jupiter. Langkah ini mendapat sorotan luas karena selama bertahun-tahun isu kebocoran parkir hanya menjadi bisik-bisik tanpa tindakan nyata. Jupiter membuktikan bahwa fungsi pengawasan DPRD bisa dijalankan dengan tegas dan berdampak.
Jupiter, menuturkan bahwa akan melakukan perlawan terhadap praktik lama yang menimbulkan kebocoran pendapatan daerah. Ia menyebut perbaikan tata kelola parkir bukan hanya persoalan uang, tetapi juga keadilan dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
“Jakarta tidak akan maju jika kita terus menutup mata pada kebocoran kecil yang nilainya besar bagi rakyat,” tuturnya.
“Menjadi pejabat publik bukan jalan pintas untuk kaya, tapi wadah untuk memberi manfaat,” lanjutnya.
Ahmad Lukman Jupiter lahir di Jakarta dan dikenal sebagai sosok muda yang energik dan berintegritas. Ia merupakan alumni Universitas Trisakti dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial serta kepemudaan sebelum terjun ke dunia politik.
Dengan Keberaniannya membongkar lahan empuk bagi pengelola parkir Liar Jakarta menjadikannya simbol legislator muda yang tidak takut menghadapi kepentingan besar demi kepentingan rakyat. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












