JAKARTA, OTONOMINEWS.ID — Anggota Komisi VI DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menyambut positif rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan penataan dan pengurangan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya penting dalam memperkuat efisiensi, sinergi, dan daya saing BUMN agar semakin sehat dan profesional.
“Sudah saatnya BUMN kita disederhanakan, agar fokus pada sektor strategis dan mampu bersaing secara global. Banyak di antara BUMN yang memiliki fungsi tumpang tindih bahkan terus merugi. Restrukturisasi menjadi langkah tepat untuk mengurangi beban negara sekaligus memperkuat tata kelola,” ujar Nevi di Jakarta.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, pengurangan jumlah BUMN akan berdampak positif terhadap efisiensi operasional dan finansial, memperjelas pembagian tugas antarperusahaan, serta meningkatkan kepercayaan investor melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG) yang lebih kuat.
Ia menegaskan, negara perlu mempertahankan BUMN yang berperan strategis di sektor energi, pertahanan, kesehatan, dan infrastruktur vital. Sementara itu, sektor non-strategis sebaiknya dapat dikelola oleh pihak swasta agar lebih efektif.
Meski demikian, legislator asal Sumatera Barat II ini mengingatkan pemerintah untuk tetap berhati-hati dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






