“Seperti yang dulu pernah kami lakukan ketika pemerintah pusat, menterinya (PUPR) pada waktu itu Pak Basuki (Hadimuljono). Maka dengan pola yang sama, saya akan dorong supaya nggak semuanya kejar-kejaran di akhir tahun,” katanya.
Pramono mengakui, selama ini pola pemanfaatan APBD DKI Jakarta masih sering menumpuk di akhir tahun. Sehingga banyak proyek galian dan pekerjaan fisik yang dikerjakan di akhir tahun.
“Saya juga harus mengatakan apa adanya, memang pola pemanfaatan keuangan kita, APBD kita, itu masih sering kali di ujung itu kayak ngejar setoran,” ucapnya.
Dengan langkah percepatan ini, Pemprov DKI diharapkan bisa mengakhiri tradisi proyek kejar target di penghujung tahun dan memastikan pembangunan berjalan lebih tertata, tanpa membuat Jakarta semakin macet dan semrawut. (OTN. DEMAN)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











