SOLOK, OTONOMINEWS.ID – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Syofian Hendri,S.Pd.I., MM menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Hal ini disampaikannya saat membuka Workshop Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Tahun 2025 yang digelar pada Sabtu, 11 Oktober 2025, di Hotel Taufina, Kota Solok.
Kegiatan yang diinisiasi melalui Anggaran Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD tersebut, diikuti oleh 58 kader Posyandu dari Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto.
Workshop dilaksanakan selama dua hari, 11–12 Oktober 2025, dengan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Syofian Hendri menyampaikan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi dari layanan ibu dan anak menjadi layanan kesehatan untuk seluruh siklus kehidupan. Karena itu, pengelolaan Posyandu memerlukan kader yang kompeten, berkualitas, dan berjiwa penggerak masyarakat.
“Posyandu saat ini bukan hanya tempat menimbang bayi atau memantau ibu hamil, tetapi sudah menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat dari lahir hingga lanjut usia. Maka, kadernya harus mampu melakukan deteksi dini, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pencegahan penyakit,” ujarnya.
Politisi PKS ini menambahkan, kader Posyandu merupakan ujung tombak dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, kegiatan pelatihan dan workshop seperti ini perlu terus diperkuat dan dilanjutkan di masa depan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











