Lebih lanjut, Fatoni menjelaskan pentingnya peran pondok pesantren dan sekolah berasrama sebagai lembaga pendidikan ideal. Menurutnya, pendidikan di pesantren bukan hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai agama, akhlak, dan pembentukan karakter.
Fatoni juga menyoroti pentingnya pengembangan lima kecerdasan bagi generasi muda agar dapat sukses di dunia dan akhirat, yaitu kecerdasan intelektual, moral, sosial, spiritual, serta emosional.
“Mudah-mudahan dengan bekal itu anak-anak kita, keluarga kita dan masyarakat kita bisa sukses berhagia selamat di dunia dan di akhirat. Itu bisa kita dapatkan dengan pelatihan dan pendidikan di pondok pesantren atau sekolah-sekolah boarding yang setiap harinya dimonitor, diarahkan dan dibimbing,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Fatoni mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga kedamaian dan keamanan Papua.
“Semoga Papua selalu damai, aman dan mari terus kita jaga dan pertahankan situasi ini sampai kapanpun. Jangan mau kita diadu domba, jangan mau kita dipecah belah, persatuan dan kesatuan segala-galanya, kehidupan, keamanan yang damai itu segala-galanya,”ucapnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed








