Pemprov DKI Kebut Pembangunan Sentra Fauna Jakarta di Lenteng Agung

Pemprov DKI Kebut Pembangunan Sentra Fauna Jakarta di Lenteng Agung
120x600
a

Ia menambahkan, Sentra Fauna Jakarta berdiri di atas lahan seluas ±7.500 m². Dari total luas tersebut, sekitar ±2.000 m² akan dialokasikan untuk merelokasi pedagang dari Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, dan JS 30.

Fasilitas yang dibangun meliputi kios permanen, area parkir, ruang edukasi, serta sarana penunjang lain yang mendukung ekosistem bisnis higienis, ramah lingkungan, dan nyaman.

“Sentra Fauna Jakarta ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi juga ruang publik yang higienis dan ramah keluarga. Total ada 125 kios yang terbagi dalam tiga zona utama, yakni 73 kios pedagang burung, 12 kios pedagang buah, dan 40 kios pedagang kuliner. Progres pembangunan kios saat ini sudah mencapai 60%, akan selesai dan siap digunakan pada akhir September 2025,” paparnya.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Binaan Dinas PPKUKM DKI Jakarta Raih UKM Pangan Award 2025

Ratu menegaskan, Sentra Fauna Jakarta akan menjadi daya tarik baru yang mampu mendatangkan pelanggan lebih banyak daripada di Barito. Relokasi ini adalah bentuk transformasi, bukan sekadar pemindahan lokasi.

“Dengan konsep modern, higienis, dan edukatif, Sentra Fauna Jakarta di Lenteng Agung akan menarik pengunjung dari berbagai kalangan, tidak hanya pecinta hewan, tetapi juga keluarga yang mencari tempat rekreasi dan edukasi.”

“Kami juga akan melakukan promosi serta menyediakan akses yang lebih mudah, termasuk bekerja sama dengan layanan transportasi publik. Dengan begitu, pedagang tidak hanya mempertahankan pelanggan lama, tetapi juga mendapatkan pelanggan baru,” tutur Ratu.(OTN-Deman)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *