Hj. Nevi Zuairina Dorong Pembangunan Infrastruktur Hijau Lewat IPAL Domestik di Agam

Otonominews
Hj. Nevi Zuairina Dorong Pembangunan Infrastruktur Hijau Lewat IPAL Domestik di Agam
120x600
a

Berdasarkan data Grinviro Biotekno Indonesia, sekitar 50% limbah rumah tangga di Indonesia masih dibuang ke saluran terbuka. Di wilayah perkotaan, seperti DKI Jakarta, angkanya bahkan mencapai hampir 80%. Kondisi ini memperburuk kualitas air, mengurangi kandungan oksigen, serta mengancam flora-fauna perairan.

Hj. Nevi menyebut bahwa IPAL domestik bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan simbol dari infrastruktur hijau, pembangunan yang efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pembangunan IPAL harus dibarengi dengan partisipasi aktif masyarakat, mulai dari pemahaman fungsi, pemeliharaan, hingga manfaat jangka panjangnya.

“Kebijakan infrastruktur hijau tidak akan berjalan tanpa gerakan sosial. Kita butuh gotong royong masyarakat, dukungan pemerintah, kontribusi akademisi, dan juga peran swasta. Bersama-sama kita bisa membangun budaya bersih, peduli lingkungan, dan sanitasi sehat,” tambahnya.

Politisi PKS asal Sumatera Barat II ini juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Agam yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran warga menunjukkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan yang sehat adalah hak semua orang sekaligus tanggung jawab bersama.

“Dengan IPAL domestik, kita tidak hanya melindungi lingkungan hari ini, tapi juga mewariskan masa depan yang lebih sehat dan bermartabat bagi anak cucu kita,” pungkas Nevi Zuairina.(*)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *