Selain itu, dua telepon genggam dan sebuah dompet hilang, sementara kendaraan dinas mengalami kerusakan berat.
Anwar menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan jajaran Polri dan TNI untuk menjamin keamanan aparat pemerintah, khususnya yang bekerja langsung di tengah masyarakat. Ia juga berharap masyarakat tetap menjaga ketertiban dalam menyampaikan aspirasi.
“Perlindungan terhadap aparat di lapangan menjadi prioritas kami. Pemprov DKI akan memperkuat koordinasi dengan pihak keamanan agar peristiwa serupa tidak terulang. Kami juga mengapresiasi lurah dan petugas PPSU yang tetap menjalankan tugas meski menghadapi situasi berbahaya,” pungkas Anwar.
Sementara itu, Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik menuturkan, dalam kejadian tersebut dirinya sudah mengaku bukan anggota DPR, namun dari kelurahan.
Tapi, massa tidak menggubris dan tetap merangsek mengelilingi mobil hingga akhirnya dilakukan perusakan kendaraan, tindak kekerasan fisik, dan perampasan harta benda.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan visum dan selanjutnya akan membuat laporan polisi,” tandasnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











