Apedius mengingatkan, jika memang ada bukti, seharusnya disampaikan melalui mekanisme resmi di Bawaslu, bukan lewat opini sepihak.
Menurutnya, kemenangan MARI-YO di banyak TPS merupakan hasil kerja nyata relawan dan dukungan murni rakyat.
“Semua tahapan terbuka, semua pihak bisa memantau. Demokrasi dijaga dengan data, bukan fitnah,” ujarnya.
Koalisi MARI-YO mengajak seluruh pihak menjaga kondusivitas pasca-PSU dan menunggu hasil resmi yang akan diumumkan KPU Papua. “Hargai pilihan rakyat, apapun hasilnya,” kata Apedius.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












