Selain itu, Candra juga menyoroti program Nagari Kreatif Hub yang diinisiasi oleh Pemprov Sumbar. Menurutnya, program ini sangat relevan untuk melahirkan inovasi dari akar rumput. “Kita ingin anak-anak muda di nagari menjadi pelaku utama pembangunan berbasis kreativitas dan digitalisasi,” kuatnya.

Wabup Candra mengapresiasi GESID sebagai platform nasional yang mendorong peran pemuda dalam pembangunan. Ia mengajak GESID berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Kabupaten Solok. “GESID bukan hanya forum diskusi, tapi mitra nyata untuk menciptakan perubahan. Kami siap membawa anak-anak muda kreatif GESID ke Solok untuk ikut mempercepat pembangunan daerah,” tegasnya.
Di akhir paparannya, Candra menegaskan komitmennya membangun Kabupaten Solok secara inklusif dan berkelanjutan. “Kami tidak ingin ada yang tertinggal. Pembangunan harus dirasakan semua lapisan masyarakat,” pungkasnya.(Rds/Adv)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












