Polisi Bantu Petani, Haidar Alwi: Wujud Transformasi Nyata Pola Kerja Polri

Polisi Bantu Petani, Haidar Alwi: Wujud Transformasi Nyata Pola Kerja Polri
Ir. R Haidar Alwi, MT
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyatakan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui bahwa polisi di desa-desa ikut terjun ke sawah membantu petani mengusir hama tikus.

Aksi para Polisi ini sangat strategis di tengah ancaman krisis pangan nasional yang kian nyata akibat perubahan iklim, serangan hama, dan keterbatasan akses teknologi bagi petani kecil.

“Inilah Bhayangkara yang tidak sibuk pencitraan, tapi sibuk menyelamatkan rakyat,” ujar Haidar Alwi.

Ia menyebut bahwa langkah nyata Polri ini sejalan dengan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Polri Presisi, yakni polisi yang hadir sebagai mitra kehidupan masyarakat, bukan sekadar penegak hukum konvensional.

Baca Juga :  Polri Berperan Menjaga Kedaulatan Pangan, Haidar Alwi: Kapolri Jenderal Sigit Punya Terobosan Luar Biasa

Polisi di Sawah: Mengusir Tikus Demi Menjaga Panen.

Di Desa Sembungharjo dan Karangharjo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, akhir Juni hingga awal Juli 2025 lalu, puluhan aparat Polsek, Koramil, perangkat desa, dan ratusan petani turun langsung ke sawah.

Mereka tidak datang untuk razia atau pengamanan konflik, melainkan membantu membasmi hama tikus secara manual: menggiring, mengusir, dan menangkap ribuan tikus yang mengancam ladang padi dan jagung warga.

Baca Juga :  Tanggapi Asisten Ahmad Dhani, Polri: Masuk Akpol Gratis!

Dalam satu hari gropyokan, hingga 600 tikus berhasil diamankan. Dalam skala lebih besar, lebih dari 20.000 ekor dibasmi dalam dua hari di area seluas 259 hektare. Hasil panen petani pun terselamatkan, dan kerugian akibat hama berkurang drastis.

Haidar Alwi menyebut kegiatan seperti ini bukan sekadar kegiatan insidental, tetapi bentuk transformasi nyata dalam pola kerja kepolisian.

“Kalau polisi turun ke sawah tanpa publikasi, tanpa sorotan media besar, dan hanya demi membantu rakyat kecil, maka itu bukan gimmick. Itu pengabdian sejati,” ucapnya.

Baca Juga :  Gelar Milad Prabowo Bersama Ribuan Warga di Velodrome, Haidar Alwi: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

Menurutnya, masyarakat luas perlu tahu bahwa Polri tidak lagi hanya hadir di jalan raya, kantor, atau ruang sidang, tetapi juga di galengan sawah, di antara lumpur dan jeritan panen rakyat.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *