BNPB: Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air per 11 Juni 2025

BNPB: Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air per 11 Juni 2025
Bencana banjir yang melanda 17 desa yang tersebar di tiga kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Senin (9/6/2025)/Dok. BPBD Kabupaten Gresik.
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Badan Nasioanal Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat beberapa kejadian bencana yang terjadi hingga Rabu (11/6/2025) pukul 07.00 WIB.

Dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/6/2025), Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem dan banjir masih mendominasi laporan yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tanah air.

Laporan pertama datang dari BPBD Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Angin puting beliung menerjang lima desa di dua kecamatan, pada Senin (9/6/2025) pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Bantu Bersihkan Fasilitas Umum Akibat Dampak Banjir, DPW PKS Sumbar Turun 150 Tim PKS Peduli

“Petugas mencatat sebanyak 14 Kepala Keluarga (KK) atau 58 jiwa terdampak,” terang Abdul Muhari.

Adapun rincian korban terdampak yakni 11 jiwa terdampak di Kecamatan Hamparan Perak dan 47 jiwa terdampak di Kecamatan Percut Sei Tuan, sementara 6 KK terpaksa mengungsi ke tempat kerabat.

“BPBD Kabupaten Deli Serdang berkoordinasi dengan Camat dan Kepala Desa untuk mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak,” ungkap Abdul Muhari.

Angin puting beliung juga dilaporkan menerjang wilayah Kota Medan, Sumatera Utara pada Senin (9/6/2025) pukul 18.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini.

Baca Juga :  Anggota DPRD DKI Inggard Apresiasi Pelibatan PJLP dalam Pengelolaan Sampah dan Menekan Potensi Banjir

BPBD Kota Medan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, dan kecamatan setempat serta menurunkan personil di lokasi kejadian untuk memonitor dan pendataan kaji cepat.

“Dari hasil kaji cepat, dilaporkan sebanyak 21 unit rumah rusak sedang di Kecamatan Medan Deli dan 3 unit rumah rusak sedang di Kecamatan Medan Marelan,” ungkap Abdul Muhari.

Pada umumnya, rumah warga rusak pada bagian atapnya. Untuk sementara warga masih bertahan di rumah masing-masing untuk memperbaiki rumahnya secara gotong-royong.

Dari Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, dilaporkan kejadian Banjir pada Senin (9/6/2025) dini hari. Hujan deras selama lebih dari tiga jam mengakibatkan Kali Lamong meluap hingga air masuk ke pemukiman warga.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *