ASPRINDO dan GQSP Indonesia Teken MoU dalam Implementasi Standar dan Kualitas Global*

ASPRINDO dan GQSP Indonesia Teken MoU dalam Implementasi Standar dan Kualitas Global*
Kegiatan penandantanganan kerja sama antara ASPRINDO dan GQSP Indonesia di Kantor Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Jakarta, Kamis (22/5/2025)/Aan.
120x600
a

Secara khusus program ini berupaya untuk memperkuat prasarana mutu rantai nilai perikanan budidaya (quality infrastructures), memperkuat kapasitas pelaku usaha UMKM pembudidaya, pedagang, dan pengolah agar mampu memenuhi persyaratan mutu dan standar yang ada (SMEs compliance), serta meningkatkan kesadaran pemangku kepentingan terhadap mutu (quality awareness).

“Pada Kampung Industri ASPRINDO, tiga rantai nilai perikanan budidaya unggulan yang akan disasar, meliputi bididaya udang, bandeng, dan rumput laut,” ungkap Jose.

Pendampingan yang dilakukan GQSP mulai dari hulu yakni pada fase pembenihan dan budidaya, sampai pada hilir, yaitu pada fase pengolahan.

Baca Juga :  KKP Hentikan Pemanfaatan Ruang Laut Tak Berizin di Sorong Papua

“Pelaku usaha ASPRINDO nantinya akan dilatih dan didampingi tenaga ahli untuk memahami cara-cara berproduksi yang baik, produktif, berkelanjutan, sehingga memenuhi syarat pasar global, termasuk di dalamnya sertifikasi,” papar Jose.

Ia berharap proyek percontohan Kampung Industri ASPRINDO di Kabupaten Paser ini, dapat segera dikembangkan di wilayah lain yang memiliki karakteristik produk unggulan yang sama.

Menurut Jose, dua per tiga wilayah negara kita adalah laut. Sungguh menyedihkan jika kita tidak bisa mengembangkan hasil-hasil perikanan kita menjadi produk unggulan.

Baca Juga :  SNI Dituding Main Klaim Keberhasilan untuk Mencari Keuntungan Kelompok Sendiri

“Saya bermimpi dan berusaha mewujudkan agar setiap DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) ASPRINDO di setiap provinsi memiliki Kampung Industri. Baik di bidang perikanan, pertanian/peternakan atau pariwisata. Mungkin dengan cara ini, ASPRINDO membantu anggotanya – pengusaha pribumi – naik kelas, sekaligus menjadi pengusaha yang kuat. Dan semoga kelak Program Kampung Industri menjadi legacy ASPRINDO untuk negeri ini,” pungkas Jose.[zul]

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *