“Ini adalah bukti nyata bahwa pemerintahan Presiden Prabowo juga memprioritaskan pembangunan di Sumatera Barat. Program Sekolah Rakyat ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan,” ujar Andre Rosiade.
Sementara itu Menteri PU Dody Hanggodo juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung program Sekolah Rakyat. “Saya sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dalam mendukung program Sekolah Rakyat. Ini merupakan wujud perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan di daerah, terutama untuk masyarakat yang berada di garis depan kemiskinan dan kesulitan akses pendidikan,” ujarnya.
Sekolah Rakyat bukan hanya menawarkan pendidikan formal, tetapi juga mengintegrasikan fasilitas pendukung seperti asrama, lapangan olahraga, dan pelatihan keterampilan yang akan mendukung kemandirian ekonomi dan ketahanan sosial masyarakat.Pemerintah Pusat, melalui Kementerian PU akan terus mendukung program-program strategis seperti ini untuk mempercepat pemerataan pembangunan, baik dari segi infrastruktur maupun akses terhadap pendidikan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat,” Ucap Dody Hanggodo.

Setelah meninjau lokasi Sekolah Rakyat, rombongan melanjutkan kunjungan ke Jalan Air Dingin yang dilaporkan terdampak oleh aktivitas pertambangan. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PUPR meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan, sekaligus mengevaluasi langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil agar aktivitas tambang tidak semakin memperparah kondisi jalan dan lingkungan sekitar.
Andre Rosiade dalam kesempatan itu menyampaikan usulan agar membuat jalan baru yang menghubungkan Kabupaten Solok dengan Kabupaten Solok Selatan. “Saya mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Sumbar bersama dengan Pemkab Solok untuk membuat jalur baru sehingga jalur yang kita bangun nanti tidak akan terdampak aktivitas tambang lagi,” Ujarnya.
Menteri Dody Hanggodo mengatakan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian PU telah menyediakan anggaran sebesar lebih kurang Rp. 290 Milyar untuk perbaikan jalan Air Dingin. “Kami meminta persiapan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kabupaten Solok untuk menyiapkan lahan yang nantinya akan dibuat jalur baru. Pembuatan jalur baru akan dimulai di akhir tahun 2025, dan untuk jembatan sebagai jalur sementara akan kita mulai perbaikannya segera,” ujarnya.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Solok mengucapkan terimakasih kepada Bapak Menteri dan Bapak Anggota DPR RI kita, karena telah memperjuangkan untuk perbaikan jalan kami ini di tingkat pusat. Untuk pembuatan jalur baru kami akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk melaksanakan pembukaan jalan secepatnya,” pungkas Bupati. (Adv/*)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












