PADANG,OTONOMOMINEWS.ID, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, Dody Hanggodo, secara resmi memulai pembangunan Flyover Sitinjau Lauik tahap pertama. Peresmian ditandai dengan peletakan batu pertama di Jalan Raya Padang-Solok, Sabtu (3/5).
Dalam sambutannya, Dody mengatakan pembangunan flyover ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Sitinjau Lauik, sekaligus memperlancar mobilitas perekonomian masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut.
“Panjang total proyek flyover Sitinjau Lauik tahap pertama mencapai sekitar 2,774 kilometer dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp2,7 triliun. Agar proyek ini berjalan lancar dan tidak mangkrak, dibutuhkan kerja sama semua pihak, terutama dalam hal pembebasan lahan dan perizinan kawasan kehutanan,” jelasnya.
Menteri Dody juga menekankan pentingnya perencanaan teknis yang matang mengingat jalur Sitinjau Lauik berada di kawasan pegunungan dan melewati lempeng patahan aktif. Oleh karena itu, flyover ini dirancang agar tahan gempa dan nantinya memiliki sertifikat ketahanan gempa.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed









