“Jejak-jejak dari Presiden Pertama Republik Indonesia telah menunjukkan bahwa persahabatan itu tidak terhalang jarak. Uzbekistan memiliki ungkapan serupa, bahwa jika hati kita dekat, jarak bukanlah penghalang,” kata Megawati.
Megawati juga mengapresiasi kolaborasi seniman dari kedua negara dalam pertunjukan teater tersebut. Menurutnya, seni menjadi jembatan emosional dan sejarah antara Indonesia dan Uzbekistan.
“Malam ini bukan hanya sebuah pementasan, tapi juga sebuah jembatan sejarah dan perasaan. Kolaborasi para aktor, pemusik, penulis, dan sutradara dari Indonesia dan Uzbekistan adalah bentuk nyata dari persahabatan yang lahir dari penghormatan dan cinta pada sejarah bersama,” tuturnya.
Megawati berharap hubungan antara Indonesia dan Uzbekistan terus diperkuat melalui kerja sama budaya, sejarah, dan diplomasi antarbangsa.
Dalam acara itu, Megawati datang didampingi putranya Prananda Prabowo dan istri Nancy Prananda. Ada juga Dubes Uzbekistan untuk Indonesia, Wakil Gubernur Samarkan, dan pihak Uzbekistan.
Hadir juga sejumlah Ketua DPP PDIP, antara lain Ganjar Pranowo, Andika Perkasa, Ronny Talapessy, dan Djarot Saiful Hidayat.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











