Pansus Rancangan Awal RPJMD Sumbar Dibentuk, Mengawal Pembahasan Rancangan Awal RPJMD

Pansus Rancangan Awal RPJMD Sumbar Dibentuk, Mengawal Pembahasan Rancangan Awal RPJMD
120x600
a

Selaras dengan itu, pembangunan sarana dan prasarana bagi generasi muda akan diperkuat melalui dukungan terhadap organisasi kepemudaan sebagai wadah pengembangan kapasitas dan kreativitas.

“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi dan memperkuat peran Badan Usaha Milik Nagari sebagai motor penggerak ekonomi lokal,” kata Wagub Sumbar.

Komitmen ini tercermin dalam rancangan yang menempatkan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) sebagai salah satu instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat nagari.

Di sektor permukiman, Pemprov Sumbar merencanakan pembangunan kawasan hunian yang tidak hanya layak huni tetapi juga ramah lingkungan, sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sumut Bidik PDRB 74,18 Juta dan Pertumbuhan Ekonomi 5,20% pada 2025-2029

Aspek kesehatan juga mendapat perhatian melalui program edukasi masyarakat tentang sanitasi yang aman dan higienis, disertai dengan penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal.

Inovasi lainnya yang diusung dalam RPJMD ini adalah pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang tidak hanya menyelesaikan permasalahan lingkungan tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.

Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menjamin keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Anugerah APN Sumbar 2024, Gubernur Mahyeldi Ajak Masyarakat Berperan Aktif Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia

Melalui penyampaian Rancangan Awal RPJMD ini, Wagub Vasko Ruseimy mengajak seluruh elemen masyarakat, anggota DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama berkolaborasi menyempurnakan dokumen perencanaan ini.

Sinergi ini diharapkan dapat menjadi landasan kokoh bagi terwujudnya Sumbar yang lebih maju, inklusif, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan global di masa mendatang.

Rapat paripurna ini menandai dimulainya tahap pembahasan intensif RPJMD yang akan menentukan arah pembangunan Sumbar selama lima tahun ke depan, dengan menempatkan nagari sebagai basis fundamental kemajuan daerah (Rds)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *