Selain memiliki dampak ekonomis dan ketahanan pangan, lanjut Rano, urban farming yang dilakukan ini juga dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Sebab, urban farming merupakan bagian dari program penghijauan yang bisa meminimalisir dampak pencemaran udara di Jakarta.
“Setiap ruang kalau bisa kita manfaatkan untuk urban farming. Untuk panen yang 20 ton ini, saya harap didistribusikan ke warga,” imbaunya.
Plt Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, kegiatan panen raya ini dalam rangka meningkatkan pasokan dan ketersediaan pangan menjelang Idul Fitri 1446 H.
“Proses tanam dimulai Januari 2025 dengan melibatkan kader PKK, penggiat urban farming, warga dan aparatur pemerintah. Kita juga didampingi kawan-kawan dari IPB,” tandasnya.
Di Tempat yang sama. Plt Walikota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah mengatakan, bahwa panen raya dilaksanakan di 100 titik. turut serta dalam kegiatan ini tiga pilar, unsur kejaksaan juga dilibatkan.
“Total panen Jakarta Timur mencapai 2,9 ton. Sementara untuk ikan hari ini mencapai 590 kilogram,” jelasnya. (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











