Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Eko Gumelar menambahkan, sebanyak 30 truk dikerahkan untuk mempercepat pengangkutan sampah.
“Kami juga mengerahkan shovel loader, excavator mini, dan eskavator spider,” bebernya.
Menurutnya, sampah-sampah dari lingkungan permukiman warga terlebih dahulu dibawa ke kolong Jembatan Pelangi menggunakan gerobak motor karena keterbatasan akses di jalan lingkungan.
“Sampah-sampah ini selanjutnya langsung dibawa menuju TPST Bantar Gebang,” tandas Iin. (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











