Pemkab Simalungun Bangun Bronjong Rp3 Miliar, Warga Huta Bayu Protes Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Otonominews
Pemkab Simalungun Bangun Bronjong Rp3 Miliar, Warga Huta Bayu Protes Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki
120x600
a

Pemkab Simalungun Bangun Bronjong Rp3 Miliar, Warga Huta Bayu Protes Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Keinginan perbaikan jembatan ini pun sudah diusulkan sebelum 2020, bahkan sudah pernah disurvei oleh Anggota DPR RI Hinca Panjaitan dan Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga.

“Tapi mana? gak ada direalisasikan sampai sekarang. Eh, kok malah yang dibangun bronjong Rp 3 Miliar. Yang bener aja!” tukas Desman.

Kebijakan Pemkab Simalungun ini, jelas Desman, sama sekali tidak berpihak pada rakyat, bahkan telah mengabaikan aspirasi rakyat yang membutuhkan infrastruktur jembatan.

Baca Juga :  Pemerintah Bahas Langkah Strategis Capai Target Sanitasi

“Padahal Kabupaten Simalungun adalah penyumbang hasil bumi seperti kelapa sawit, kopi, karet, dan sebagainya. Tapi kenapa untuk jembatan saja tidak dibangun, malah yang dibangun bronjong sungai,” ucapnya.

Pemkab Simalungun Bangun Bronjong Rp3 Miliar, Warga Huta Bayu Protes Jembatan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

Atas kondisi ini, Desman mengatakan masyarakat Simalungun didampingi LSM LIRA akan menggelar aksi unjuk rasa (Unras) ke Pemerintah Kabupaten Simalungun, terutama ke Pemerintah Kecamatan Huta Bayu Raja yang tidak aspiratif terhadap keluhan warga.

Baca Juga :  Bawaslu Padang Lawas Terima Gugatan Paslon Pilkada Ilham-Maruli

“Kami sudah lelah menunggu kebijakan yang berpihak pada rakyat. Makanya kami akan turun, mendatangi Kecamatan dan ke Pemkab Simalungun.”

“Kami ingin menuntut kenapa jembatan yang rusak ini tidak diperbaiki, kenapa yang dibangun bronjong Rp 3 miliar. Kami masyarakat Kecamatan Hutabayu Raja protes keras!” tegas Desman.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *