Anggota DPR Nilai Kebijakan Ekspor Pasir Laut Bertentangan dengan Hukum

Anggota DPR Nilai Kebijakan Ekspor Pasir Laut Bertentangan dengan Hukum
Ilustrasi ekspor pasir laut/net
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 26 Tahun 2023 yang menjadi dasar hukum kebijakan ekspor laut dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Dasar dan Undang-Undang Kelautan.

Penilaian tersebut disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka. Hal itu pula yang menyebabkan dia secara tegas menolak kebijakan pemerintah yang kembali mengizinkan ekspor pasir laut.

Selain itu, Diah Pitaloka juga mengungkapkan bahwa dugaan kuat bahwa PP tersebut disusun untuk memuluskan rencana ekspor pasir laut.

Baca Juga :  DPR Minta Kerja Sama Telkomsat dan Starlink di Evaluasi

“Ada tujuh lokasi yang sudah ditargetkan untuk pengerukan pasir, termasuk Demak, Surabaya, Cirebon, Indramayu, Karawang, dan beberapa pulau di Kepulauan Riau,” katanya dalam keterangan tertulis yang didapat redaksi, Kamis (26/09/2024).

Rieke mempertanyakan alasan di balik pemilihan lokasi-lokasi tersebut. “Kenapa lokasi-lokasi ini yang dipilih? Apakah ada kajian mendalam mengenai dampak lingkungan dan sosialnya?” tanyanya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *