Nevi Zuairina Ingatkan Pentingnya Kawasan Ekonomi Khusus

KEK di Bali

Otonominews
Nevi Zuairina Ingatkan Pentingnya Kawasan Ekonomi Khusus
120x600
a

Politisi PKS ini juga menekankan pentingnya persiapan sumber daya manusia (SDM) medis dan non-medis di KEK Sanur. “PT Pertamina Bina Medika-Indonesia Healthcare Corporation (IHC) harus memastikan rekrutmen tenaga medis dan non-medis yang profesional dan terkenal. Kolaborasi dengan lembaga pengelola kesehatan dari luar negeri perlu diimbangi dengan persiapan SDM lokal yang berkualitas,” tambahnya.

Dalam upaya mengurangi jumlah masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri, KEK Kesehatan Sanur diharapkan dapat menjadi alternatif utama. “Dengan adanya BIH, kita bisa menghemat devisa yang selama ini keluar untuk biaya pengobatan di luar negeri. Pelayanan dan biaya di BIH harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat kita,” kata Legislator asal Sumatera Barat II ini.

Baca Juga :  Nevi Zuairina: Semangat Kartini Harus Jadi Api Perjuangan Perempuan Masa Kini

Selain itu, Nevi juga meminta PT IHC untuk melakukan promosi yang masif. “Promosi RS BIH harus dilakukan secara optimal di negara-negara yang warganya sering berlibur ke Bali. Sehingga, pada saat peresmian nanti, rumah sakit ini sudah dikenal dan bisa beroperasi dengan maksimal,” ujarnya.

Nevi juga menekankan pentingnya pengaturan pariwisata yang berkelanjutan. “Pengembangan pariwisata harus dilakukan dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata, pelestarian lingkungan, dan budaya. Kerjasama antara pemerintah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat lokal harus terus ditingkatkan,” kata Nevi.

Baca Juga :  RSUD Jakarta dan RS Vertikal Kemenkes RI Teken MoU, Berikut 11 Point yang Dikerjasamakan

Dengan berbagai persiapan tersebut, Nevi berharap KEK Kesehatan di Bali dapat menjadi pusat layanan kesehatan dan pariwisata yang unggul dan berstandar internasional, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia. (Rds)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *