Penyidik KPK Rossa Rayu dan Ancam Donny agar Ubah Kesaksian, Ronny PDIP: Makin Jelas Politisasi

Intimidasi dan Tawarkan Gratifikasi Hukum

Otonominews
Penyidik KPK Rossa Rayu dan Ancam Donny agar Ubah Kesaksian, Ronny PDIP: Makin Jelas Politisasi
Ronny Talapessy saat melaporkan Penyidik KPK AKBP Rossa Purbo Bekti ke Dewas KPK. (Foto: Ist.)
120x600
a

“Kami mendapatkan kesaksian bahwa telah terjadi intimidasi terhadap Donny di depan anak dan istrinya. Ini berpengaruh terhadap mentalitas isteri dan anaknya. Terjadi pelanggaran ruang private,” ujar Ronny.

Pada saat kondisi intimidatif tersebut dialami Donny dan keluarganya, oknum penyidik sekalian menawarkan gratifikasi hukum yang dimaksud. Yaitu agar Donny bersedia mengubah pernyataannya di berita acara, dan jika tak bersedia maka Donny diancam masuk penjara.

“Bahwa ancamannya adalah mengubah kesaksian, atau langsung masuk penjara ketika dilakukan pemanggilan,” ujarnya.

Baca Juga :  PDIP Sempat Dikurung di Pilkada 2024, Megawati ungkap Kebenaran Pasti Hadir

Menurut Ronny, apa yang dialami Donny menjadi sebuah rangkaian kejadian sejak Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto coba dijerat kasus hukum. Sebelumnya, Hasto coba dijerat dengan pemanggilan terkait wawancaranya di sebuah televisi nasional.

Sehabis itu, kasus Harun Masiku dibuka kembali. Dimana Hasto sempat dipanggil ke KPK untuk menjadi saksi, dan di saat bersamaan oknum penyidik KPK diduga telah melakukan proses hukum yang tak benar terhadap stafnya, Kusnadi. Dimana buku catatan partai serta alat komunikasi pribadi milik keduanya disita.

Baca Juga :  PDIP: Penyelesaian Sengketa Tanah di IKN Lebih Penting Daripada Influencer dan Relawan

“Ini semakin memperkuat keyakinan kami bahwa semua ini adalah sebuah politisasi kasus terkait Harun Masiku,” pungkas Ronny.

Untuk diketahui, Donny melalui kuasa hukumnya Johanes, sudah melaporkan tindakan Rossa dan penyidik ke Dewas KPK. Johanes menyebut bahwa Donny digeledah paksa selama hampir 4 jam di rumahnya, di hadapan anak dan istrinya. Bahkan handphone atau barang pribadi milik istrinya ikut diambil paksa.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *