Tinjau PLBN Motaain, Deputi BNPP Mahruzi Dorong Potensi Ekonomi di Kawasan Perbatasan Negara

120x600
a

ATAMBUA, otonominews.id – Dalam rangka memperkuat koordinasi serta mengoptimalkan potensi ekonomi di wilayah perbatasan, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan pada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Irjen. Pol. Makhruzi Rahman, melakukan kunjungan kerja yang berlangsung selama tiga hari di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.

Kunjungan yang dimulai pada Rabu, 13 Maret 2024, ini disambut hangat oleh Administrator PLBN BNPP Motaain, Engelberthus Klau, serta sejumlah pejabat dan tokoh terkait di daerah tersebut.

Dalam kunjungan yang berlangsung hingga Sabtu, 16 Maret 2024, Deputi Makhruzi Rahman beserta rombongan berupaya memahami secara mendalam potensi serta tantangan yang ada di wilayah perbatasan, sebagai pijakan untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif.

Dalam kunjungan tersebut, Deputi Makhruzi Rahman juga menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras dan dedikasi para petugas di PLBN Motaain.

Menurutnya, peran serta mereka sangatlah penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di wilayah perbatasan, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tidak hanya melakukan peninjauan dan diskusi, Irjen. Pol. Makhruzi Rahman juga memberikan arahan dan motivasi kepada para petugas di PLBN Motaain. “Tugas dan tanggung jawab kita semua adalah untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, terutama di wilayah perbatasan ini. Mari kita terus berkolaborasi dan bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.

Kegiatan kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Irjen. Pol. Makhruzi Rahman untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan mendengarkan aspirasi serta masukan dari berbagai pihak terkait, baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat setempat. Dengan demikian, diharapkan kebijakan yang dihasilkan dapat lebih responsif dan relevan dengan kebutuhan riil yang ada di lapangan.

Lihat Juga :  Februari 2024, Ekspor Lewat PLBN Motaain ke Timor Leste Capai Rp55 Miliar

Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momen penting dalam membangun sinergi antara berbagai stakeholder terkait di wilayah perbatasan. Dengan adanya koordinasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat, diharapkan dapat tercipta sinergi yang kuat dalam upaya mengoptimalkan potensi ekonomi dan pembangunan di wilayah perbatasan.

Dalam mengakhiri kunjungan ini, Irjen. Pol. Makhruzi Rahman mengungkapkan optimisme dan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan dan kesejahteraan di wilayah perbatasan. “Wilayah perbatasan memiliki potensi besar yang perlu dioptimalkan dengan baik. Kami akan terus bekerja keras untuk menciptakan kondisi yang kondusif dan mendukung bagi pembangunan di wilayah ini,” tutupnya.

Menurut Engelberthus Klau, kunjungan ini menjadi bagian penting dalam rangka koordinasi, sinkronisasi kebijakan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kegiatan strategis pengelolaan potensi ekonomi di wilayah perbatasan.

“Kami berharap kunjungan ini akan memberikan masukan berharga dalam penyusunan kebijakan Rencana Induk Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan Tahun 2025-2029,” ujar Engelberthus Klau.

Dalam rangka kunjungan tersebut, Deputi Makhruzi Rahman bersama rombongan juga melakukan peninjauan di seluruh pos layanan di PLBN Motaain. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi di wilayah perbatasan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Kapolres Belu, AKBP Richo N.D Simanjuntak, yang turut hadir dalam acara penyambutan, menyampaikan apresiasinya terhadap kunjungan Deputi Makhruzi Rahman dan rombongan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangatlah penting untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, terutama di wilayah-wilayah perbatasan yang memiliki potensi besar namun juga berbagai tantangan yang kompleks.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, menambahkan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pihaknya untuk berdiskusi langsung dengan Deputi dan timnya mengenai berbagai upaya yang dapat dilakukan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Lihat Juga :  Kemendgari Dorong Penguatan Koordinasi dalam Pengembangan Potensi Wilayah Provinsi Papua Tengah

“Kami berharap kunjungan ini akan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk pengembangan wilayah perbatasan,” ujar Johanes Andes Prihatin.[***]

r

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *