Hadapi Kenaikan Harga, Mendagri Minta Daerah Sigap Gerakan Pangan Murah

Mendagri Tito Rakor Inflasi Daerah2
Mendagri Tito Karnavian memimpin Rakor Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu 27 September 2023.
120x600
a

JAKARTA (Otonominews.id) – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) agar sigap menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) saat menghadapi kenaikan harga berbagai komoditas.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, untuk mengadakan Gerakan Pangan Murah itu, Pemda dapat memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Belanja Tidak Terduga (BTT), maupun mengajak masyarakat yang mampu, termasuk perusahaan, untuk turut membantu.

Baca Juga :  Apresiasi Capaian Inflasi 1,84 Persen, Mendagri: Terendah Sejak 2 Tahun Lalu Berkat Kerja Sama Pemerintah Pusat dan Daerah

Hal tersebut disampaikan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (25/9/2023).

“Jadi kalau harga-harga naik segera lakukan gerakan pangan murah dengan inisiatif pemerintah daerah,” jelas Mendagri Tito, dikutip dari laman resmi Kemendagri, Kamis 28 September 2023.

Selain itu, Mendagri Tito menjelaskan, pemda juga dapat memanfaatkan dana dekonsentrasi yang diberikan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada seluruh provinsi. Dirinya menyoroti masih ada 16 provinsi yang realisasi dana dekonsentrasinya rendah.

Baca Juga :  Tok Tok Tok! Baleg DPR RI dan Kemendagri Setujui Revisi UU Desa

“Dari Rp142 miliar yang diberikan, anggaran yang baru terealisasi sekitar 2,71 persen. Padahal dana tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat melalui bapanas agar daerah melakukan intervensi pengendalian inflasi, terutama terkait harga pangan,” ungkap Mendagri.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *