“Karena itulah kami menyampaikan salam dari Bu Megawati Soekarnoputri, beliau nonton secara daring kita berikan tepuk tangan yang meriah kepada Ibu Megawati Soekarnoputri,” sambung Hasto.
“Karena beliau (Ibu Megawati, red) oleh Bung Karno, sebagai sosok yang sejak kecil diajarkan tentang menari, diajarkan mencintai kebudayaan kita yang luar biasa”
Hasto juga meyakini lakon yang dibawakan ini dipersembahkan kepada Ganjar yang belum lama menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur dua periode di Jateng.
Hasto juga menyampaikan salam dari Ganjar kepada penonton wayang orang ini.
“Pak Ganjar menyampaikan salam kepada kita semuanya dan salam itu saya bacakan dalam bentuk pantun,” kata Hasto.
Pada kesempatan itu, Hasto juga menyampaikan pantun ala Jakarta mengenai sosok Ganjar.
“Rambut putih lambang kebijaksanaan. Hatinya bersih tanpa polesan. Ganjar Pranowo gigih dalam perjuangan. Bersama Presiden Jokowi percepat gerak kemajuan,” tandas Hasto.
Dalam pagelaran wayang orang ini, hadir antara lain Kepala LKPP Hendrar Prihadi dan Tarzan Srimulat. Kepala BKN PDIP Aria Bima bersama Hendrar Prihadi juga diminta untuk berdialog di atas panggung bersama pemeran Semar Petruk, Gareng dan Bagong.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












