Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil menegaskan, pencegahan karhutla harus dibangun melalui kesadaran bersama. Pendekatan persuasif dan humanis dinilai menjadi langkah efektif dalam menumbuhkan partisipasi masyarakat.
“Pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri. Kunci utamanya ada pada sinergi antara aparat dan masyarakat. Lebih baik mencegah daripada menanggulangi,” ujarnya.
Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Emil mengungkapkan, dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan titik panas maupun titik api di wilayah Kecamatan Rokan IV Koto. Kondisi ini menunjukkan situasi yang relatif aman dan terkendali.
Polres Rokan Hulu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga wilayah tetap bebas dari titik api melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Sinergitas antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla,” katanya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif, serta menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












