JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang transportasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan akibat anjlokan KA (161) Bangunkarta relasi Jombang – Pasarsenen di Emplasemen Stasiun Bumiayu, km 312+1, pada Senin pukul 14.15 WIB.
Kejadian ini mengakibatkan gangguan pada jalur hulu maupun hilir, sehingga perjalanan kereta api pada lintas tersebut belum dapat dilalui.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menegaskan, prioritas utama perusahaan saat ini adalah memastikan keselamatan serta pemenuhan hak pelayanan bagi seluruh pihak yang terdampak.
“Seluruh pelanggan serta awak kereta api yang berada dalam rangkaian tersebut dalam kondisi selamat tanpa ada korban jiwa, dan saat ini proses evakuasi sarana di lokasi rintang jalan terus dipacu dengan dukungan penuh dari personil TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat agar jalur dapat segera difungsikan kembali,” kata Anne.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kenyamanan pelanggan, KAI telah menyiapkan langkah cepat untuk meminimalisasi hambatan perjalanan melalui penyediaan angkutan lanjutan atau overstappen.
“Sebanyak 10 unit bus dikerahkan untuk memobilisasi pelanggan menuju stasiun tujuan atau menyambung perjalanan yang terputus akibat kendala operasional ini.”
“Selain penyediaan transportasi pengganti, KAI juga menyalurkan Service Recovery berupa makanan dan minuman kepada para pelanggan sesuai dengan regulasi perusahaan,” tambah Anne.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed









