Lebih lanjut, Hasto juga menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan silaturahmi Megawati dengan para mantan presiden lainnya di momen Idulfitri 1447 H. Ia menegaskan bahwa esensi Lebaran bagi Megawati adalah semangat persaudaraan yang bersifat universal.
Hasto pun mengingatkan bahwa tradisi halalbihalal yang kini menjadi budaya nasional merupakan warisan ideologis dari Presiden ke-1 RI, Bung Karno. Secara historis, istilah halalbihalal dicetuskan pada 1948 oleh KH Abdul Wahab Chasbullah atas saran Bung Karno untuk mencairkan ketegangan politik nasional kala itu melalui momentum Idulfitri.
”Dalam Idul Fitri ini kan semua mengedepankan semangat persaudaraan. Itu yang dikedepankan, semangat maaf-memaafkan,” tutur Hasto.
Menurutnya, tradisi ini adalah kekuatan asli kebudayaan Indonesia yang harus terus dijaga oleh para elite politik.
”Dan itu kan dirintis oleh Bung Karno melalui halalbihalal, yang merupakan tradisi merayakan Idul Fitri yang sangat khas Indonesia dan betul-betul berkebudayaan Indonesia,” pungkasnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











