Jakarta, otonominews.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menekankan bahwa fokus utama BGN saat ini adalah pembenahan sistem pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara menyeluruh.
Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditemukan memiliki ketidaksesuaian dalam aspek operasional atau keamanan pangan akan langsung dievaluasi dan dihentikan sementara hingga dilakukan perbaikan.
“Prinsipnya bukan semata-mata menghentikan, tetapi memastikan kualitas dan keamanan layanan. Kalau sudah memenuhi standar kembali, tentu kami izinkan beroperasi lagi,” katanya, Jakarta, Senin (2/3).
BGN memastikan proses pengawasan akan terus diperketat untuk menekan potensi insiden serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap program prioritas pemerintah dalam pemenuhan gizi nasional.
*49 SPPG Terkena Suspend, 4 Sudah Diizinkan Kembali Beroperasional*
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





