Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi

Pemprov Sumbar Siapkan Pengembangan BRT di Dua Kawasan Aglomerasi
120x600
a

Sementara di kawasan Palapa, layanan BRT akan menghubungkan sejumlah jalur penting dan terintegrasi dengan terminal serta simpul transportasi lainnya. Diperkirakan, potensi penumpangnya bisa mencapai lebih dari 1,6 juta orang per tahun.

Gubernur menegaskan, guna mensukseskan rencana ini, butuh dukungan dan komitmen dari seluruh pemerintah daerah yang wilayahnya termasuk dalam rencana pengembangan.

“Kita ingin ini berjalan bertahap dan terencana dengan baik, supaya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Dedi Diantolani menjelaskan rancangan sistem transportasi untuk kawasan Palapa sudah selesai disusun.

“Ada empat jalur utama yang direncanakan untuk kawasan Palapa, menghubungkan Padang, Lubuk Alung, Sicincin, hingga Pariaman,” ujarnya.

Untuk kawasan Bukapalipatar, pengembangan dilakukan dalam beberapa tahap, dimulai dari koridor Bukittinggi–Agam–Padang Panjang, lalu Trans Paliko (Payakumbuh-Limapuluh Kota), hingga koneksi Bukittinggi–Payakumbuh.

Menurut Dedi, dukungan administrasi juga telah disiapkan melalui surat gubernur terkait pengembangan angkutan perkotaan kawasan, sebagai bagian dari kesiapan pengusulan ke pemerintah pusat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh para kepala daerah yag wilayahnya masuk dalam rencana pengembangan, selain itu juga hadir sejumlah jajaran OPD terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan transportasi umum yang lebih baik di Sumbar.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *