Sementara itu, Kepala Biro Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, Ria Wijayanty, mengatakan pemerintah akan segera menyiapkan bahan pendukung dan melakukan koordinasi dengan dinas komunikasi dan informatika untuk menindaklanjuti kebutuhan pembangunan jaringan tersebut.
Ia menjelaskan, pemerintah akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kominfo di tingkat kabupaten. Jika belum dapat diselesaikan di daerah, pemerintah provinsi akan mengambil alih koordinasi agar solusi bisa segera ditetapkan.
“Nanti siapkan bahannya, koordinasi dengan Kominfo. Kebetulan ada dari pemerintah kabupaten, Kominfo kabupaten. Kalau tidak selesai di kabupaten, kita bisa langsung koordinasi dengan provinsi,” ujarnya.
Tias masyarakat Nagari Kuncir berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi karena kondisi sinyal yang lemah selama ini cukup menghambat aktivitas sehari-hari, terutama untuk kebutuhan pendidikan, pelayanan publik, dan pengembangan usaha masyarakat.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat menyampaikan, warga sering mengalami kesulitan berkomunikasi dan mengakses internet, sehingga informasi penting kerap terlambat diterima.
“Kami sangat berharap ada pembangunan tower atau penguatan jaringan di daerah ini. Dengan jaringan yang baik, aktivitas masyarakat akan lebih lancar, anak-anak bisa belajar dengan maksimal, dan pelaku usaha juga bisa mengembangkan usahanya,” ujarnya.(Rds)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











