Berdasarkan pemantauan tinggi muka air pada Senin sore, elevasi Sungai Lusi di Bendung Sedadi tercatat 26,26 mdpl dengan tren menurun, masih berada di bawah status siaga (26,40 mdpl). Namun di Pos Menduran, tinggi muka air menunjukkan tren kenaikan dengan elevasi 10,08 meter dan debit 557,740 m³/detik. Adapun di Bendung Klambu, elevasi hulu tercatat 16,33 mdpl dan debit 766,628 m³/detik.
Sebagai upaya penanganan darurat, BPBD Kabupaten Grobogan bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan perangkat daerah telah melakukan pemantauan intensif melalui grup komunikasi kebencanaan, evakuasi warga terdampak di sejumlah titik seperti Perumahan Janur Kuning Desa Tambirejo Kecamatan Toroh, Permata Hijau dan Lingkungan Cebok Kelurahan Kalongan Kecamatan Purwodadi, Desa Tinanding Kecamatan Godong, serta Desa Cingkrong Kecamatan Purwodadi.
Selain itu, dilakukan distribusi bantuan logistik dan kasur lapangan di Kecamatan Gubug, Tegowanu, Kelurahan Kalongan, Kelurahan Purwodadi, serta Desa Jumo dan Desa Tajemsari. Kerja bakti peninggian tanggul Sungai Tuntang juga dilaksanakan di Desa Trisari dan Desa Gubug Kecamatan Gubug untuk mencegah meluasnya genangan.
BNPB terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan memantau perkembangan kondisi banjir, khususnya di wilayah hilir yang saat ini masih tergenang. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air susulan serta mengikuti arahan pemerintah daerah setempat. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan pada laporan berikutnya.
Abdul Muhari, Ph.D.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
Facebook: @InfoBencanaBNPB
Twitter/X: @BNPB_Indonesia
Instagram: @bnpb_indonesia
YouTube: BNPB Indonesia













