Yogyakarta, otonominews.id — Forum diskusi nasional mengenai miskonsepsi Ultra Processed Food (UPF) merekomendasikan pentingnya komunikasi publik yang lebih tepat dan berbasis sains dalam menyampaikan isu pangan olahan kepada masyarakat. Rekomendasi tersebut dihasilkan dari Focus Group Discussion (FGD) di Universitas Gajah Mada pada Jumat (13/2).
Salah satu poin penting yang disepakati adalah perlunya penggunaan istilah yang lebih tepat dalam komunikasi publik guna menghindari kebingungan dan stigma negatif terhadap pangan olahan.
Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Prof. Sri Raharjo, menyampaikan bahwa istilah UPF kerap menimbulkan salah persepsi di masyarakat.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












