OTONOMINEWS.ID – Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) hingga saat ini masih jauh dari potensi yang dimiliki. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya dakwah mengenai ZIS dan kajian atau riset bagaimana caranya untuk meningkatkan perolehan pengumpulan dana tersebut.
Berdasarkan data yang ada, potensi ZIS saat ini sebesar Rp327 triliun. Namun yang berhasil dikumpulkan baru sebesar Rp42 triliunan (data 2025) atau masih sekitar 13%-an.
“Hari ini yang terjadi adalah jutaan umat muslim Indonesia yang berumrah setiap tahun dengan biayanya puluhan juta. Tapi di sekitarnya banyak orang miskin yang perlu dibantu,” kata Dirjen Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Prof. Waryono Abdul Ghofur dalam kegiatan Kuliah Umum dan Peresmian Gedung di Kampus Institut SEBI, Kamis (12/2/2026)
Inilah, lanjut bentuk kemenangan dakwah umrah dibandingkan dakwah zakat. Ini disebabkan juga karena dakwah umrah lebih masif dibandingkan dakwah ZIS.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












